Kamis, 12 April 2018

Kampung Arab Tertua di Gresik

Harian Surya edisi Minggu, 8 Maret 2018









Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim atau Sunan Gresik terletak di tengah perkampungan penduduk.
Kawasan wisata Makam Malik Ibrahim termasuk kategori kampung dalam kota yang identik dengan budaya Arab/Islam yang dikenal berkat adanya makam Malik Ibrahim.

Salah satunya adalah Kampung Pulopancikan.
Gang-gang dengan deretan rumah berasitektur kuno hingga kolonial menjadi pemandangan unik kampung itu. Kampung Pulopancikan memiliki daya tarik wisata yang kuat bagi Gresik. Daerah itu merupakan salah satu Kampung Arab tertua di Gresik.

Hingga saat ini etnis Arab di Gresik tersebar di dua wilayah. Yang pertama di Kampung Gapuro, Sukolilo, dan satu lagi di Desa Pulopancikan. Letaknya sekitar 500 meter dari makam Sunan Maulana Malik Ibrahim.
Berdasarkan fakta sejarah, Gresik dikenal sebagai kota pesisir yang ramai dikunjungi pedagang asing. Persinggungan dengan banyak pendatang itu kemudian menjadikan Gresik sebagai salah satu kota pantai utara Pulau Jawa yang terbentuk dan berkembang menjadi suatu kota yang multietnis.
Menurut peneliti Denys Lombard, kebanyakan pedagang yang menetap di pesisir berasal dari wilayah Hadramaut.

Babad Gresik menyebutkan kedatangan para ulama Islam atas perintah Sultan Sadad dari Negeri Gedah untuk menyiarkan Agama Islam sambil berdagang. Peristiwa itu terjadi pada 1293 Saka atau 1371 Masehi.
Menurut penuturan pengurus organisasi Maulana Malik Ibrahim, Kampung Pulopancikan merupakan pemukiman Arab yang berjuang bersama Syekh Maulana Malik Ibrahim untuk menyebarkan Islam.

Minggu, 11 Maret 2018

Mitos Dan Kekuasaan



Media Politik Legitimasi Pemimpin Jawa
Indonesia adalah sebuah negara yang terdiri dari beberapa etnis dan kebudayaan. Berbicara mengenai kebudayaan, tentu saja tidak dapat dipisahkan dari sebuah hubungan komunal dan sistem serta pola-pola yang berlaku pada masyarakat. Kebudayaan berasal dari kata budh dalam bahasa Sansekerta yang berarti akal, kemudian menjadi budhi (tunggal) atau budhaya (majemuk), sehingga kebudayaan diartikan sebagai hasil pemikiran atau akal manusia. Hal ini juga didukung oleh pendapat Koentjaraningrat yang mengidentifikasikan kebudayaan sebagai keseluruhan gagasan dan karya manusia yang harus dibiasakan dengan belajar[1] serta keseluruhan dari hasil budi pekerti.
Kebudayaan ini meninggalkan berbagai jejak yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia, termasuk kehidupan berpolitik. Meskipun telah memasuki era yang dikenal sebagai era global atau era modern, kehidupan berpolitik para elit pemimpin tidak terlepas dari mitos, yang merupakan sebuah tradisi folklore sejak dahulu.

Selasa, 19 Desember 2017

Daendels dan Sistem Kerja Paksa



Herman Willem Daendels

Gambar terkait
Daendels mengawasi pekerja paksa
 

Daendels adalah seorang yang tegas dengan segala pembaharuan – pembaharuan yang digagasnya guna mempertahankan pulau Jawa dari Inggris. Herman Willem Daendels adalah perintis infrastruktur yang sangat luarbiasa dampaknya bagi kemajuan ekonomi di Jawa, yakni pembuatan Grote Postweg (Jalan Raya Pos) atau populer disebut Jalan Daendels.

Membangun Identitas Moral Bangsa Melalui Budaya



SEJARAH DAN PERADABAN:
MEMBANGUN IDENTITAS MORAL BANGSA MELALUI BUDAYA
Oleh:
Wiretno, S.Hum

A.    PENDAHULUAN
Indonesia adalah sebuah negara yang terdiri dari beberapa etnis dan kebudayaan. Berbicara mengenai kebudayaan, hal ini tentu saja tidak dapat dipisahkan dari sebuah hubungan komunal dan sistem serta pola-pola yang berlaku pada masyarakat. Kebudayaan berasal dari kata budh dalam bahasa Sansekerta yang berarti akal, kemudian menjadi budhi (tunggal) atau budhaya (majemuk), sehingga kebudayaan diartikan sebagai hasil pemikiran atau akal manusia. Hal ini juga didukung oleh pendapat Koentjaraningrat yang mengidentifikasikan kebudayaan sebagai keseluruhan gagasan dan karya manusia yang harus dibiasakan dengan belajar serta keseluruhan dari hasil budi pekerti (Koentjaraningrat, 2000:2)

Awal kedatangan Etnis Tionghoa di Malaysia

Malaysia yang dulunya bernama Malaya, merdeka pada tanggal 31 Agustus 1957, setelah sebelumnya dikuasai Inggris. Di Malaysia sendiri hidup...